Analogi Gelar, Katanya…

Analogi gelar, katanya…
Salam sejahtera bagi semuanya. Kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang analogi ‘gelar’ sarjana yang akan diterima oleh beberapa dari kami, mahasiswa pendidikan kejuruan (insya Allah).

Sedikit mengulas kembali tentang tulisan saya sebelumnya mengenai gelar S.Pd yang katanya akan ditambahkan dengan ‘T’ di belakangnya. Menjadi S.PdT, semoga.

Bercerita tentang S.PdT, gelar ini mengingatkan saya akan sebuah sakelar yang juga memiliki ‘panggilan’ yang sama, yakni SPDT(Single Pole Double Throw) seingat saya. Sekarang apa itu saklar SPDT? Sebagian teman yang lulusan sekolah kejuruan mungkin memahami arti dan makna kata ini. Ya, sebuah sakelar yang mempunyai kontak NC dan NO.

Nah, sekarang apa hubungannya S.PdT dengan SPDT. Di sini saya akan coba analogikan gelar S.PdT kepada sakelar SPDT. Mahasiswa pendidikan kejuruan seharusnya yakni menjadi pendidik di sekolah menengah kejuruan. Nah itu keadaan normal seseorang mahasiswa pendidikan kejuruan. Namun beberapa hari belakangan saya menanyakan hal tersebut kepada alumni yang juga adalah mahasiswa pendidikan kejuruan dulu, dan bergelar S.Pd pula. Ternyata bisa juga ‘disimpangkan’ ke dunia industri yang semestinya menerima keteknikan.
Yang terpenting adalah kompetensi, ‘katanya’.
Namun apakah akan bisa lulus saat seleksi administrasi? Semoga…

2 thoughts on “Analogi Gelar, Katanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s