Lucunya Keadaan yang Demikian…

Gambar untuk Blog copyPagi ini begitu berarti bagi masa depan negara dan bangsa yang sangat ku cinta. Butuh begitu besar rasa kepedulian akan masa depan negara ini, ya itulah pemilihan pemimpin, yang akan menyuarakan aspirasi rakyatnya di tingkat dewan perwakilan rakyat. Seperti tahun-tahun sebelumnya bahwasanya mereka adalah perwakilan dari tiap-tiap partai politik. Aku pun bingung apa hubungannya partai politik, kalau pun harus ada perwakilan rakyat, menurut ku baguslah yang bukan dari partai politik, sebab dengan adanya partai politik, nanti akan berlaku juga sistem balas budi. Pengalaman ku atas partai politik, meskipun partai yang katanya ini partai yang mengatas namakan agama tertentu, tetap ini akan berlaku. Tidak akan pernah ada kata obyektif dalam menerapkan kebijakan, pastilah akan ada subyektif dalam sistem partai politik.

Nah, sekarang kita mulai akan membicarakan masalah masa kampanye partai politik. Inilah yang membuat saya tertawa melihat fakta yang ada sekarang ini. Saling menjelek-jelekan dan saling mencari kesalahan lawan mainnya. Bukannya sibuk mengurus apa yang akan dikerjakan malah sibuk dengan pemberitaan yang diharapkan dapat menjatuhkan lawan. Ingat dengan salah satu kisah di film yang cukup terkenal, jika tidak dapat lebih baik dari lawanmu, maka jatuhkan lawanmu. Hal yang kotor menurutku. Satu nasihat pula yang terlintas diingatanku mengenai pesan “Urus saja urusan yang terkait denganmu, jangan sibuk dengan yang lain sehingga masalahmu saja tak dapat kau selesaikan!”. Sungguh perkataan yang sederhana namun, banyak orang yang melakukannya sekarang. Aku hanya bisa tersenyum melihat keadaan yang seperti ini. Memang sulit dan tidak mudah untuk bisa menunjukkan kelebihan tapi jangan merusak dan sibuk akan kesalahan orang lain, itu hanya akan mengkerdilkan kelebihanmu.

Sekali lagi ini hanya mengungkapkan ironi yang terjadi pada zaman demokrasi sekarang. Selain sibuk dengan keburukan orang lain, sebagian juga saling mencari kesalahan dari yang mengusung visi yang sama, ini sebenarnya apa! Kok sama-sama rekan saling tusuk! Lha kita semua ini satu visi lho, kenapa jadi seperti ini. Malah adu argumen seperti itu dilakukan di media sosial, haduh, sungguh, ironi yang menyayat hati. Dengan visi yang sama bersatulah, bukan saling menusuk, carilah kesamaan bukan perbedaan.
Satu pernyataan terakhir, jangan sampai kita dipimpin oleh orang yang salah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s