Masih Dinantikan Kebenarannya

Tanda Tanya“Melalui program sarjana mengajar terpencil terluar terdepan (SM3T) yang ditambah honor Rp 300 ribu perorang yang diprogramkan Disdik Aceh Singkil, juga diharapkan dapat menutupi kekurangan guru di daerah itu,”

SINGKIL – Kabupaten Aceh Singkil saat ini kekurangan 595 guru,mulai guru taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) sederajat, serta sekolah menengah kejuruan (SMK). Selain kekurangan tenaga pendidik, sebaran guru juga tidak merata. Data diperoleh Serambi, 13 sekolah kekurangan guru PPKn, sementara 11 sekolah lainnya mengalami kelebihan guru. Untuk tenaga pengajar bidang agama Islam, terdapat delapan SMP kekurangan guru, namun ada 12 sekolah lainnya kelebihan guru. Selain itu, sebaran guru bidang studi IPA juga mengalami kekurangan di 10 sekolah, sementara ada 11 sekolah yang kelebihan guru IPA. Untuk guru IPS terjadi kekurangan di 10 sekolah,padahal di 13 sekolah lainnya terdapat 22 guru artinya ada kelebihan 11 orang tenaga pengajar. Sedangkan untuk bidang studi matematika, 12 sekolah kekurangan 12 orang guru, tapi di sepuluh SMP lain kelebihan 12 guru.

Data sebaran guru yang tidak merata ini terungkap dalam diskusi penataan dan pemerataan guru yang diselenggarakan kemarin, oleh Yayasan KIPPAS bersama Daun Fondation, Kinerja USAID, dan Sepakat. “Sejak pemberlakukan kurikulum 2013, kekurangan guru membengkak hingga mencapai 500 orang. Kekurangan guru ini juga akibat banyak guru menumpuk di perkotaan, sementara di daerah terpencil mengalami kekurangan,” ujarnya. Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Singkil, Alfian mengungkapkan, upaya untuk menutupi kekurangan guru di daerah terpencil ini dudah diupayakan melalui pemerataan penempatan guru. Namun hasilnya meski maksimal, karena banyak di antara guru tersebut yang menggunakan ‘surat sakti’ berupa memo dari pejabat berpengaruh di daerah itu.

Meski demikian, pemerintah juga melakukan upaya lain dengan memberikan insentif kepada guru terpencil yang gajinya ditambah dua kali lipat, agar mau bertugas di daerah terpencil. “Melalui program sarjana mengajar terpencil terluar terdepan (SM3T) yang ditambah honor Rp 300 ribu perorang yang diprogramkan Disdik Aceh Singkil, juga diharapkan dapat menutupi kekurangan guru di daerah itu,” jelas Alfian .(de)

Sumber: Serambi 28 September 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s