Sampai di Sini?

UNM 11

Peserta PPG SM3T UNM yang terdiri dari Prodi Pendidikan Teknik Elektro, Elektronika, dan TIK

Pendidikan Profesi Guru (PPG) itulah alasan aku sampai di sini. Hal ini berawal dari kegiatan pengabdian yang menghasilkan sebuah bonus yang dinamakan dengan pendidikan profesi. Setelah pengabdian yang selama satu tahun dilakukan di sebuah daerah yang tergolong kepada daerah dengan kriteria terdepan, terluar, dan tertinggal yang diistilahkan dengan tiga T. Pendidikan ini ditentukan oleh pusat sehingga peserta belum akan tahu di mana ia akan menempuh jenjang pendidikan profesi ini sebelum masa pendaftaran dibuka. Masa menunggu yang selama kuran lebih tujuh bulan setelah mengabdikan diri di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal . hal yang ditunggu pun dating, ketika itu bulan ketiga saat tahun berlangsung. Hal yang sebetulnya tidak diduga sebelumm sebab untuk penempatan jurusan teknik elektro belum ada penyelenggara yang berasal dari peserta program yang sama setelah melakukan pengabdian selama satu tahun. Setelah lokasi pendidikan di ketahui, yakni Makassar. Kebimbangan awalnya hadir di dalam hati sebab dengan lokasi yang sebelum tidak sesuai dengan yang diharapkan yakni dengan adanya kabar berita bahwa pendidikan untuk profesi keteknikan akan dilakukan di Pulau Jawa, dengan pilihan ibukota Negara, ataupun dihadirkan pada salah satu kota yang masih diberikan hak sebagai sebuah daerah yang istimewa yakni Yogyakarta. Namun sudahlah hal ini memang telah ditentukan. Tinggal hanya pilihan untuk melanjutkan program yang telah dimulai ataukah akan diakhiri sebab tidak sesuai dengan pengharapan sebelumnya.

      Akhirnya keputusan pun diambil setelah dilakukan dengan sebuah diskusi dengan orang yang paling berpengaruh dalam hidup ini, Ayah. Berat memang keputusan ini diambilnya namun dengan penguatan yang diberikan akhirnya beliau mendapatkan sebuah keyakinan. Hanya sebuah doa agar aku dapat lancer dan mendapatkan kesehatan selama menempuh pendidikan profesi di sini, Makassar. Selalu ku ulangi nama kota ini, sebab tak pernah sebelumnya terpikir untuk melanjutkan studiku sampai di sini. Begitulah orang tuaku menyerahkan keputusannya pada keteguhan hati yang dimiliki anaknya.

     Keputusan pun diambil dengan tidak tahu apa yang akan terjadi selama aku menempuh jenjang pendidikan di sana. Hari itu bersama dengan teman yang harus mengambil keputusan untuk mengambil kesempatan menempuh jenjang pendidikan profesi ini, kami melakukan sebuah pertemuan untuk menjelaskan teknis keberangkatan kami ke kota itu, Makassar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s